Garam adalah salah satu bahan dapur yang hampir selalu ada di setiap rumah. Rasanya yang asin membuat makanan menjadi lebih lezat, tetapi peran garam ternyata jauh lebih penting dari sekadar penyedap rasa. Tubuh manusia membutuhkan garam untuk menjalankan berbagai fungsi vital yang berkaitan dengan kesehatan dan keseimbangan tubuh.
Tubuh manusia terdiri dari sekitar 60% air, dan keseimbangan cairan ini diatur oleh natrium — mineral utama yang terkandung dalam garam (natrium klorida). Natrium membantu mengatur jumlah air di dalam dan di luar sel. Jika kadar natrium terlalu rendah, cairan dalam tubuh bisa menjadi tidak seimbang, menyebabkan dehidrasi atau bahkan gangguan pada fungsi organ vital.
Natrium dalam garam juga berperan penting dalam penghantaran impuls listrik di sistem saraf. Tanpa cukup natrium, saraf tidak dapat mengirimkan sinyal dengan baik, yang dapat menyebabkan otot menjadi lemah atau mengalami kram. Karena itu, garam memiliki peran besar dalam menjaga kerja otot, termasuk otot jantung.
Meskipun konsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, tubuh tetap membutuhkan jumlah tertentu untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Kekurangan garam justru dapat menurunkan tekanan darah secara drastis, yang bisa membuat seseorang merasa pusing, lemas, atau bahkan pingsan.
Garam membantu tubuh dalam menyerap nutrisi penting seperti glukosa dan asam amino di usus halus. Proses ini terjadi melalui mekanisme transportasi yang bergantung pada natrium, sehingga tanpa garam, penyerapan nutrisi tidak akan berlangsung dengan optimal.
Selain untuk tubuh, garam juga memiliki peran penting di luar bidang kesehatan. Garam digunakan dalam pengawetan makanan, pembuatan sabun, obat-obatan, hingga industri kimia. Sejak zaman dahulu, garam bahkan dianggap sebagai komoditas berharga dan pernah digunakan sebagai alat tukar.
Meskipun penting, konsumsi garam tetap harus dibatasi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi garam tidak lebih dari 5 gram per hari (sekitar satu sendok teh). Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan ginjal.
Garam bukan hanya penambah rasa, tetapi juga zat esensial yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi dengan baik. Dengan mengonsumsi garam dalam jumlah yang tepat — tidak kurang dan tidak berlebihan — kita dapat menjaga keseimbangan tubuh sekaligus menikmati manfaat kesehatannya. Seperti banyak hal lain dalam hidup, kuncinya adalah keseimbangan.
Apapun kebutuhan garam Anda, kami siap memberikan konsultasi untuk menyesuaikan spesifikasi yang Anda perlukan. Dengan jangkauan distribusi ke seluruh Indonesia, kami memastikan pelayanan yang optimal dan produk berkualitas hingga ke tujuan Anda.
Kemuning RT 013 RW 003, Desa Gelam, Kec Candi, Sidoarjo , Jawa Timur
Pabrik PT. Unichemcandi – Manyarsidorukun, Gresik.